Test CPNS kali ini
Posted by: adminKali ini kita bahas soal CPNS yang lagi marak-maraknya. Kenapa? Karena masalah ini sedang hangat hangatnya untuk dibahas
eace:
Pengawai Negri Sipil atau yang biasa kita sebut PNS sudah menjadi “target utama” bagi masyarakat Indonesia. Seseorang apabila telah menyandang gelar PNS, martabatnya akan naik dikalangan masyrakat, terlebih di mata calon mertua, bagi cowo yang pengen nikahi seorang cewe. Orang tua seorang cewe akan lebih menghargai seorang cowok yang kerja di sebuah instansi menjadi seorang PNS yang gajinya hanya 60-200ribu/hari (berdasarkan UMR) dibandingkan yang sehari hari berdagang di pasar tapi menghasilkan uang kurang lebih 300-500ribu/harinya.
Hal diatas cuma secuil alasan mengapa orang berlomba-lomba untuk mendapatkan sebuah kursi “panas” diinstansi kepemerintahan Negara ini. Pensiun, itulah alasan utama bagi mereka yang mendaftar jadi PNS dan menggadaikan SK menjadi alasan kedua yang menyebabkan orang rela bertempur melawan ribuan orang hanya untuk memperebutkan 1 kursi. Lebih parah persaingannya jika dibandingkan UMPTN (atau apalah namanya sekarang) untuk memperebutkan sebuah bangku di perguruan tinggi ternama. Malahan ada seorang ibu yang hamil tua hampir melahirkan ikut test ini. ck ck ck.
PNS memang menjanjikan. Tapi (maaf) saya mempunyai pemikiran yang berbeda dengan orang kebanyakan. Saya memandang sebelah mata jika ada yang mengaku “Saya PNS”. Kenapa? Karena dari kebanyakan yang saya lihat, PNS itu hanya menghabiskan duit negara. Mereka yang jadi PNS hampir tidak ada yang bisa mengemban tugas yang dibebankan kepada mereka. Mulai dari pulang lebih cepat, keluyuran pada jam kerja, mengambil keuntungan dari Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) dan lain sebagainya.
Soal SPPD, saya dapat bocoran dari orang dalam (yang mana beliau sendiri sangat tidak suka dengan keadaan ini, tapi terpaksa jadi PNS karena tuntutan dari pihak lain), PNS² kita sekarang punya prinsip: SPPD harus habis (SPPD pake limit ya bulanannya??), dengan alasan jika tidak habis maka anggaran bulan depan akan di”sunat” oleh pusat. Dan bagi pegawai yang sudah mendapat jabatan lebih, atau golongannya naik, maka disetiap job atau tender atau apalah namanya, nama mereka harus disertakan dalam “job” tersebut, agar mereka bisa men”cicip”i manisnya duit negara walaupun mereka sama sekali tidak bekerja. Huff.. makan gaji buta donk mereka? kasihan ya anak anak dari PNS yang kayak gitu?
Dilain pihak, penerimaan PNS yang dilakukan melalui test PNS menurut saya jauh dari efektif. Karena hanya dengan sekali test saja, pihak-pihak yang “luck” akan bisa duduk diposisinya. Tidak ada seleksi lanjutan seperti yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan swasta yang rata-rata mengadakan 5 steps test agar seseorang diterima diperusahannya. Mulai dari test adm, akademik, psikologi, fisik dan terakhir interview. Mungkin karena itulah maka banyak dihasilkan pegawai-pegawai seperti yang saya gambarkan diatas.
Menurut saya, sebaiknya diberlakukan sistem seperti swasta di instansi-instansi negara ini. Seperti diberlakukan pecat bagi pegawai yang malas (setelah SP ke 3 tentunya), pemotongan gaji jika sering terlambat, promosi kenaikan tingkat berdasarkan hasil kerja dan penghargaan bagi yang berprestasi. Karena selama ini belum ada saya dengar ada PNS yang dipecat gara gara malas, yang ada hanya dipindah tugaskan (mereka tetap jadi PNS kan walau pindah tugas??). Jika bisa menerapkan seperti swasta, saya yakin pelayanan terhadap masyarakat dan segala hal yang menyangkut ke kinerja seorang PNS akan semakin meningkat. Bagaimana tidak? Mereka akan berlomba-lomba untuk menjadi lebih baik dari hari sebelumnya. Mereka akan semakin giat bekerja dan tidak hanya makan Uang Haram saja.
Mohon maaf kepada pemerintah dan PNS-PNS yang tidak merasa seperti yang saya gambarkan. Karena ini hanya ungkapan hati rakyat yang sangat miris melihat keadaan yang seperti ini. Dan bagi yang merasa, kami mohon agar merubah sikap anda agar tercipta negara yang lebih baik dari hari ini dan agar putra-putri bangsa bisa hidup dari makan duit halal yang akan berikan kepada mereka dari hasil keringat anda sendiri, bukan keringat orang lain. Dan juga agar anda bisa tetap menjaga harumnya nama PNS, karena seperti kata pepatah “gara gara nila setitik, susu sebelanga ternodai”

November 21st, 2009 at 3:04 pm
PERTAMAX
November 21st, 2009 at 3:14 pm
PNS mah cma menang gayanya doank

tpi kerjanya nol BESAR!!!
November 21st, 2009 at 9:05 pm
maruk lu im… 2 biji komen sekaligus.. hehehhhe
November 22nd, 2009 at 2:03 am
ai klo jadi PNS ga akan kyk gitu…soalnya kerjaan bakalan ditanyain di akhirat nanti

ai´s last blog ..PNS dan Dilemanya
November 25th, 2009 at 2:35 am
pns emank idaman setiap orang

maunya kerja santai dan dapet gaji
fanz´s last blog ..Kamuih versi 1.0
December 5th, 2009 at 12:00 am
PNS oh PNS….
buat postingnya
buat pns
hehehehe
balita´s last blog ..Backtrack
December 5th, 2009 at 3:23 am
kalo jadi PNS jangan lalaikan kewajibanmu
December 7th, 2009 at 9:53 pm
Iya sih.. katanya sih ada wacana buat renumerasi pns gitu.. semoga sih terlaksana
December 8th, 2009 at 6:57 am
saya lihat komen dari anda di blog
ini
no offense dan saya gak mau debat kusir. tapi tolonglah jangan digeneralisasi, apalagi sampai melabelkan haram. ingat, bung. banyak juga PNS jujur yang sudah berbakti puluhan tahun tapi kondisi ekonomi mereka tetap saja biasa. bahkan malah banyak juga yang kekurangan.
morishige´s last blog ..STOP, Jika Kamu Tersesat
December 8th, 2009 at 7:11 am
pengen deyh bisa hadi pns
December 12th, 2009 at 6:34 am
Bung.., mungkin anda beruntung.., mungkin anda seorang pedagang di pasar yang menghasilkan uang kurang lebih 300-500ribu/harinya. Jadi anda tidak berminat sekali dengan PNS.
Saya, bekerja di swasta dari tahun 2001, pindah kerja 3x sampai akhirnya bekerja di salah satu RS swasta ternama di Surabaya pada akhir 2007. Masalah gaji ?? cuman 1.1 juta. Kerja shift, setiap waktu ada masalah harus siap dipanggil oleh kantor. Gelar pendidikan tidak dihargai ditempat kerja saya, saya kuliah lagi atau tidak, tidak ada bedanya.., gaji saya tetap segitu² saja.
Saya ingin seperti anda yang menghasilkan uang kurang lebih 300-500ribu/harinya. Tapi saya tidak tahu caranya.. bisakah anda meberikan solusi kepada saya ?? Kalo memang PNS lebih menjamin hidup saya [dan keluarga], salahkah saya menjadi PNS ?? Atau karena anda patah arang karena tidak pernah lulus ujian CPNS ??
Tolong berikan solusi.., jangan hanya ungkapan hati rakyat yang sangat miris.
Apakah di swasta juga makan uang halal terus ? Semua bergantung pada masing² individu Bung..
December 12th, 2009 at 6:56 am
@mirishige
ada pepatah yang mengatakan
“Gara gara Nila setitik, susu sebelanga ternodai”
Anda benar, tidak semua PNS seperti yang saya sebutkan, namun mereka semua terlibat. Kenapa?? karena mereka yang bekerja sungguh-sungguh mengetahui adanya kesalahan pada sistem mereka, namun mereka malah mengambil sikap diam, dan artinya mereka membiarkan kejatahan terjadi.. dalam kriminal saja saya ambil contoh: Jika dalam 1 rumah (kita ambil contoh kos-kosan) terdapat 1 orang bandar narkoba, jika terjadi pengrebekan maka semua penghuni rumah tersebut ditangkap dengan kesalahan: membiarkan kejahatan terjadi.
@aDin
ada banyak cara untuk ke roma bang.. begitu kata pepatah. Kerja swasta bukan berarti 100% kerja di sebuah kantor yang bukan milik pemerintah. bisa saja anda membuat sebuah usaha kecil yang bisa merekrut pengangguran di negeri ini. Soal modal? BANK ada sebagai jawabannya. Anda takut gagal? Maka anda lah orang yang kalah (no offence, buktinya warga keturunan bisa survive dengan jalan ini). Ada usaha lain yang menjanjikan, yaitu online earning. Pada lini ini, anda jangan membayangkan “cepat kaya” dan segala macamnya, tapi online earning juga butuh usaha. bisa anda mempelajarinya dengan gugling. Ga punya waktu?? toh anda bisa baca tulisan saya yang sembrawut ini, kenapa ga bisa belajar bisnis online??
December 12th, 2009 at 7:32 am
gw setuju,…!
pns seperti yang gw liat lebih banyak nganggur nx,… (no offense juga) ini karena gw SERING melihat banyak para pns mondar mandir d mall pada saat jam kerja,..
apa itu namanx gak makan gaji buta???
mungkin gak semua kayak gitu,… mungkin benar tergantung individu masing2,… tapi nama pns udah keburu ternoda…….
December 17th, 2009 at 3:46 am
wew rafles teman kita jadi public servant

December 20th, 2009 at 5:06 am
semoga rafles tidak seperti yang saya katakan di atas…
February 7th, 2010 at 7:15 am
[...] saya mencoba kembali menulis unuk-unek yang ada dipikiran saya. Mungkin ada kaitanya sedikit dengan postingan ini. Hmm… kayak nya cuma dikit deh kaitannya. ga banyak banyak [...]