Palanta On News

August 24th, 2008 Catatan, Palanta

Hari ini dimulai dari bangun pagi-pagi, trus nganterin adek nyari kost. Trus ke loper Koran. lho kok ke loper koran? soalnya denger kabar kalo Palanta, komunitas blogger Padang, diliput oleh koran lokal, Padang Ekspres, dan beritanya mengenai agenda hiking yang telah diadakan minggu kemaren.

Wuiiih… ga nanggung-nanggung, walaupun bukan berita utama, tapi liputan acara Palanta Hiking Merdeka ini dimuat setengah halaman. Photo kami pun dipajang gede-gede. Neh skrinsyutnya:


Berikut isi beritanya:

Hiking Merdeka, Patriotisme Blogger padang
Minggu, 24 Agustus 2008
Sesama blogger ternyata tidak hanya menghabiskan waktu senggangnya di depan komputer. Tidak hanya sibuk dengan blog masing-masing dengan harapan banyak hits menyambangi halaman mereka. Adalah komunitas blogger Padang yang tergabung dalam sebuah site bernama Palanta, mengadakan sebuah acara yang bernama Hiking Merdeka dengan rute Pantai Padang-Gunung Padang-Pantai Aiamanih.
Tidak hanya jalan-jalan, dikomandoi oleh si kalem Bernard, 24 anggota Palanta blogger, Minggu (17/8) lalu, berangkat dari Pantaipadang menuju lokasi bersemayamnya Malinkundang. Sayang, Koordinator Liputan Padang Ekspres yang juga anggota Palanta tidak ikut. Pagi, pukul 09.00 para blogger Palanta dengan penampilan ala black metal, karena semuanya berseragam hitam-hitam, berkumpul di depan gang masuk ke rumah si komando hiking.
Entah karena kelamaan begadang menghadapi blog-nya, termasuk menunggu kedatangan penulis, keberangkatan hiking merdeka ini tertunda. Baru pada pukul 10.00 WIB, perjalanan dimulai. Salah seorang blogger, Joe yang datang lebih awal, merasa dikerjai dan harus keliling-keliling lagi sambil menunggu anggota lain yang belum datang. Lain dengan Cinker, datang pukul 08.15 WIB, ia mengira telat dan ditinggal. “Ee…tahunya tiba di lokasi cuma ada Bernard dengan beberapa anggota lain. Untung belum telat. Coba telat, mau nyusul ke mana coba,” ungkapnya.
Menjelang keberangkatan dan berkumpulnya anggota Palanta yang lain diselingi dengan pembagian baju bernuansa black metal khusus Palanta yang baru dibuat. Setelah kedatangan semua anggota, maka dimulailah hiking ini. Setelah melintasi jembatan Siti Nurbaya, langkah demi langkah dilalui akhinya tiba di kaki gunung Padang. “Gila…tanjakannya tinggi banget,” umpat Awang yang mulai terengah-engah karena kebanyakan merokok.
Tapi tidak dengan Zaki putra pak Epi penggagas Palanta dan Keisha putrinya Maryulis Max yang tetap semangat. Pendakian Gunung Padang memang tinggi, namun jalannya yang mulus dan dilapisi beton terasa unik dengan pemandangan kuburan di kiri kanannya. Tapi jangan seram dulu. Kuburan Cina yang berada di kiri kanan pendakian tersebut malah dijadikan objek foto dan background bagi para blogger untuk berfoto ceria. Tapi ada juga yang nyeletuk “Ini hiking atau melayat sih,” ujar blogger yang mulai bertumpu lutut, sebut saja namanya Joe.
Cinker yang mengaku datang kepagian mulai sesak nafas. “Swear hampir mati. Dalam perjalanan banyak terdengar kata ungkapan hati dari beberapa orang yang bernyanyi “Ya…Tuhan, ampun….tingginya, nggak kuat lagi,” umpat Cinker yang berukuran big size diamini Ai dan Desti dan Yulia.
Di tengah perjalanan, masih di sekitar pekuburan, berlangsung upacara kremasi salah seorang umat Budha yang baru saja wafat. Menjelang puncak, blogger menyempatkan diri untuk berehat sebentar. Sesampai di puncak, pemandangan yang tersaji sedikit mengobati keletihan yang mulai menghinggapi. “Lihat pemandangannya capek rada hilang. Tapi pas jalan capek lagi,” ulas Cici dan Uriati.
Pisah Jalan
Blogger Palanta yang awalnya seiring sejalan, selepas belokan, terpecah menjadi dua grup. Pertama, mengikuti jalur konvensional yang mengarah ke jalan raya. Grup dua, menempuh jalan hiking yang sebenarnya. Ujung pendaratannya adalah pantai. Berbeda dengan jalur satu yang memutar mendaratnya malah di jalan raya. Untuk mencapai pantai mereka harus berjalan lagi beberapa kilometer. “Sialan ternyata salah jalan, capek-capek jalan jauh nembusnya di jalan raya lagi, tau gini mending naik angkot saja. Terpaksa deh jalannya semakin jauh,” kenang Danu yang baru saja bergabung dengan Palanta.
Walaupun sempat terpisah, dengan takdir yang menepati janjinya, seluruh peserta hiking baik tua, muda dan bocah-bocah berkumpul dengan selamat dan semangat 17 Agustusan tak jauh dibelakang pulau pisang kecil. Artinya tak jauh lagi, Pantai Air Manis sudah didepan mata.
Kopi Darat
Sebagai puncak acara dan keletihan para blogger di pantai yang mulai ramai dengan kunjungan wisata. Di sinilah para blogger memulai jalinan silaturrahi mereka. Dari kesan mereka selama bergabung di Palanta, sampai dengan latar belakang mereka bergabung di sini. Lima orang anggota baru didaulat untuk memperkenalkan diri dan siap untuk ditanyai tentang apapun.
Duduk melingkar di atas rumput, Maryulis Max mengumpulkan rekan-rekannya. Tak sulit mengumpulkan mereka yang telah letih ini. Setelah mendarat, di tempat duduk masing-masing, para blogger membuka bekal yang ada. Bagi yang tidak membawa bekal, jangan cemas, bergabung aja dengan mereka yang bawa bekal. Takut kurang, ada kepiting, udang, bakwan dan tempe goreng yang ditawarkan pedagang di sekitar.
Dalam kopi darat tersebut, juga dibicarakan tentang perjalanan Palanta ke depan. Disinilah pentingnya kopi darat bagi para blogger. Walaupun tidak dilakukan rutin, penyatuan visi dan tukar pendapat tentang masalah yang mereka temui dalam mengelola blog akan disikapi bersama. Bagi para blogger juga ada kode etik tertentu yang tidak boleh dilakukan.
Dalam sebuah blog, tentunya tidak hanya sekadar tulisan. Kritik sosial dan tukar pendapat tentang masalah yang ada adalah sebuah jawaban atas eksistensi sebuah blog. “Selain masalah yang mereka hadapi, di blog juga bisa disalurkan berbagai macam ide jalan keluar atau kritik sosial yang lagi tren,” lanjut pak Epi yang juga dosen di bidang Informasi dan Teknologi.
Bukannya blog sebagai tren, tapi blogger perlu menyikapi tren. Hal itulah yang harus dihadapi para blogger ke depan. Mungkin bagi kita yang belum mencoba, tidak ada salahnya mencoba untuk membuat situs sendiri dengan keberadaan sebuah blog. “Punya visi dan tujuan. Tidak hanya asal isi atau up date. Tulisan atau artikel kita akan dilihat banyak orang. Terkadang malah dijadikan referensi,” ungkap Max.
Dari perjalanan ini saja misalnya, temuan dan fenomena yang mereka dapatkan langsung saja diekspos para blogger di site mereka. Mulai dari perjalanan berat yang mereka temui, sampai pada tingkah polah pengunjung yang kadang tidak pada tempatnya. Cinker misalnya, dari hobby ngintipnya, mengatasnamakan anggota Palanta, ia menuangkan pemandangan bagus dan menggiurkan yang ditangkap matanya. “Apa lagi kalau tidak orang pacaran.
Saya melihat banyak mahluk yang berpasang-pasangan. Lalu apa anehnya? Anehnya mereka bukannya menghabiskan waktunya untuk menikmati suasana pantai. Malah duduk nongkrong di semak belukar yang sepantasnya di hinggapi ular, kecoa, buaya, dan sejenisnya. Tidak hanya satu atau dua pasang saja malah,” ungkap Cinker dalam blog-nya.
Blogger Palanta lainnya, Hendri, mengaku blog tidak hanya tempat mengekspresikan kegelisahannya. Ke depan, menurutnya blog adalah media serius sebagai pertukaran informasi. “Sehingga semakin banyak orang ingin mencari informasi lewat blog. Ini disebabkan anggapan informasi melalui media massa mulai dirasuki unsur-unsur politik,” lanjutnya. ( SANDY ADRI)
Sumber

Seru kan?? makanya, join di Palanta, akses ajha http://palanta.org untuk portalnya, http://forum.palanta.org untuk komunitasnya. Palanta masih punya banyak agenda, dan yang pasti, jauh lebih besar dari ini.


10 Responses to “Palanta On News”

  • rama [ 24Aug08]

    wah mantap ya… masuk koran euy..

     
  • cinker [ 25Aug08]

    ondeh…..! malunya…..!

    eh tapi kok ngak di masukkan linknya cinker sekalian yach. beritanya nangung.

    kalo linknya di masukkan, kan lumayan SEO gratis :p

     
  • nuts [ 25Aug08]

    horeee masok koran

     
  • Deddy [ 26Aug08]

    Congrat to Palanta… masuak koran :D … maybe next time Palanta on TV … Wass

     
  • avartara [ 26Aug08]

    Hahahahaha,… mantaps Ndri,…. segera!!!! Palanta on TV nya………

     
  • Rian [ 26Aug08]

    masuk koran… masuk koran… masuk kuran… :mrgreen:

     
  • Catra [ 26Aug08]

    wahhh sayang sekali ga ikut, gak masuk koran :mrgreen:

     
  • the hermawanov [ 30Aug08]

    (lagi-lagi) Palanta masuak koran :D
    selamat..selamat..

     
  • dejavu [ 01Sep08]

    ambo paliang suko masuak koran….sip…

     
  • v3rdee [ 07Sep08]

    tapi ambo ndak masuak foto do…*nagis* (cengen lo hahahahahha)

     

Leave a Reply








XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>







View Post In :


Partner Links


Directory


blog-indonesia.com
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia


My site is worth $6219.6.
How much is yours worth?

Your Ad Here